Showing posts with label statistics. Show all posts
Showing posts with label statistics. Show all posts
Monday, May 28, 2012
(Hm..... Think Something)
Suatu kali, saya berdiskusi dengan seorang surveyor untuk mengevaluasi rencana suatu survei yang akan dilakukan. Waktu kami mendiskusikan tentang tehnik pengambilan sampel, terjadilah perbedaan pendapat. Dia bertahan dengan pendapatnya yang menurut saya "kuno" padahal sudah ada metode-metode lain yang lebih baik tapi dia belum mengethuinya. Waktu saya berusaha menjelaskan hal itu, saya jadi makin heran karena ternyata pengertian dasar tentang tehnik pengambilan sampel pun "berbeda". (lha?!). Hal ini menjadi pertanyaan bagi saya, apakah orang-orang yang survei di lapangan memang tidak mengikuti perkembangan teori yang ada (padahal bukunya ebook semua, katanya) atau mengambil sampel asal jadi sampel dengan sebutan "purposive sampling" karena kendala lapangan dan dana? O iya, satu lagi, asumsi yang perlu dipenuhi seringkali tidak diperiksa pada saat menganalisis data dengan alasan yang konyol "itu kan asumsi". Dimana letak perbedaan cara berpikir yang demikian?
Saya berpikir dalam hal ini, orang akademisi lebih bisa mempertanggung jawabkan ilmunya dan ketepatan metode yang akan digunakan walaupun tidak banyak dari mereka yang ikut terjun langsung di lapangan, (mungkin "hanya" menjadi konsultan). Bukan merupakan kegiatan yang iseng kalau seorang statistician/ mathematician mencoba mencari teori-teori baru berikut dengan bukti-bukti secara teori guna menanggulangi kelemahan yang ada pada metode yang selama ini digunakan.Kalau itu dilakukan, konyol namanya.
Alangkah baiknya kalau para orang lapangan mau mendengarkan pendapat-pendapat dari orang akademisi, begitu juga sebaliknya. Jangan sampai pendapat ini menjadi benar : "orang teori hanya bisa terbang dan tidak bisa landing, sedangkan orang lapangan tidak pernah terbang".
Menjadi perenungan bersama .......
Suatu kali, saya berdiskusi dengan seorang surveyor untuk mengevaluasi rencana suatu survei yang akan dilakukan. Waktu kami mendiskusikan tentang tehnik pengambilan sampel, terjadilah perbedaan pendapat. Dia bertahan dengan pendapatnya yang menurut saya "kuno" padahal sudah ada metode-metode lain yang lebih baik tapi dia belum mengethuinya. Waktu saya berusaha menjelaskan hal itu, saya jadi makin heran karena ternyata pengertian dasar tentang tehnik pengambilan sampel pun "berbeda". (lha?!). Hal ini menjadi pertanyaan bagi saya, apakah orang-orang yang survei di lapangan memang tidak mengikuti perkembangan teori yang ada (padahal bukunya ebook semua, katanya) atau mengambil sampel asal jadi sampel dengan sebutan "purposive sampling" karena kendala lapangan dan dana? O iya, satu lagi, asumsi yang perlu dipenuhi seringkali tidak diperiksa pada saat menganalisis data dengan alasan yang konyol "itu kan asumsi". Dimana letak perbedaan cara berpikir yang demikian?
Saya berpikir dalam hal ini, orang akademisi lebih bisa mempertanggung jawabkan ilmunya dan ketepatan metode yang akan digunakan walaupun tidak banyak dari mereka yang ikut terjun langsung di lapangan, (mungkin "hanya" menjadi konsultan). Bukan merupakan kegiatan yang iseng kalau seorang statistician/ mathematician mencoba mencari teori-teori baru berikut dengan bukti-bukti secara teori guna menanggulangi kelemahan yang ada pada metode yang selama ini digunakan.Kalau itu dilakukan, konyol namanya.
Alangkah baiknya kalau para orang lapangan mau mendengarkan pendapat-pendapat dari orang akademisi, begitu juga sebaliknya. Jangan sampai pendapat ini menjadi benar : "orang teori hanya bisa terbang dan tidak bisa landing, sedangkan orang lapangan tidak pernah terbang".
Menjadi perenungan bersama .......
Sunday, May 27, 2012
PARADIGM OF APPLYING STATISTICS THEORY IN CONDUCTING SURVEYS
I cannot help not noticing the fact that many surveyors now ignore applying the principles of statistics theory in conducting their surveys - in particular sampling techniques, which may produce flawed data resulting from an inappropriate approach. Academic people have a good mastery of theory but they seem to lack actual practice. Hence the gap between theory and practice resulting from a lack of understanding of real circumstances ruling in the field. Is this fact or just a phenomenon?
I cannot help not noticing the fact that many surveyors now ignore applying the principles of statistics theory in conducting their surveys - in particular sampling techniques, which may produce flawed data resulting from an inappropriate approach. Academic people have a good mastery of theory but they seem to lack actual practice. Hence the gap between theory and practice resulting from a lack of understanding of real circumstances ruling in the field. Is this fact or just a phenomenon?
Monday, February 27, 2012
Desireable Lecturer
Dr polling kpd mahasiswa diperoleh hasil bahwa dosen yang diharapkan oleh mahasiswa adalah dosen yang kompeten dalam : 45% teaching skill, 40% personal relation dan 15% lainnya
Friday, February 24, 2012
DESIRABLE TRAITS EXPECTED IN A LECTURER
POLLING (hidden students' voice) :
DESIRABLE TRAITS EXPECTED IN A LECTURER
DESIRABLE TRAITS EXPECTED IN A LECTURER
- Able to teach in simple, easily understood langage and systematically
- Broadminded
- Having mastery of concepts
- Not just teaching theory, giving their application too
- Not just teaching the 'how to prove' concept
- Smart
- Good storyteller
- Diligent
- Creative
- Highly spirited
- Objective
- Flexible, not just one-way instructions
- Interactive
- Firm
- Liberal in grading student's work
- Able to motivate students
- Not being too demanding
- Having understanding of students
- Sensitive toward students'needs
- Meeting schedules and being on time
- Disciplined
- Patient
- Friendly
- Kindhearted
Thursday, February 9, 2012
DON'T TRY TO
Don't try to memorize statistic's formulas without understanding the concept behind it. The formula is a mathematics formulation of the concept ....
Monday, January 30, 2012
Wednesday, January 25, 2012
Satisfaction of Praying
Of the 678 respondents, only 23 people were satisfied with the time they provide to pray
Credibility of the Data Analysis
The Credibility of the data analysis is depend on the the credibility of the data as well
Tuesday, January 24, 2012
Statistics of Communication
Communication is stated with :
55% body language
38% intonation & the speed spoke
7 % words
55% body language
38% intonation & the speed spoke
7 % words
Statistics
"Statistics gives a portrait of human's life, which will have a beautiful touch only in the hands of humane-hearted statistician" (Rianti S)
Tidakkah anda peduli ???
Perkiraan Komisi penanggulangan AIDS Nasional, setiap hari lebih dari 5000 orag berusia 15-24 tahun mengidap HIV/AIDS.1800 penderita HIV di bawah usia 15 tahun tertular dari ibu mereka, dan sekitar 1400 anak di bawah usia 15 tahun meninggal akibat HIV.
1.3 juta dari 19 juta pelajar dan mahasiswa terlibat penyalahgunaan narkotik dan obat-obatan terlarang
(dikutip dari buku "Syair untuk Sahabat", karya Yudhi F.Oktaviadhi)
Subscribe to:
Posts (Atom)